Lombok Barat – Universitas Mataram melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendampingi Kelompok Usaha Wanita Setia Rasa di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, dalam mengembangkan produk olahan ikan cakalang menjadi sambal cakalang kering. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan sekaligus membuka peluang usaha dan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir.
Kegiatan yang didanai melalui PNBP Fakultas Pertanian Universitas Mataram ini diketuai oleh Thoy Batun Citra Rahmadani, S.Pi., M.Si., dengan anggota Prof. Dr. Ir. Bambang Dipokusumo, Wastu Ayu Diamahesa, S.Pi., M.Si., Ph.D., Fariq Azhar, S.Pi., M.Si., dan Damai Diniariwisan, S.Pi., M.P.
Selama ini, masyarakat pesisir Desa Lembar Selatan umumnya menjual ikan cakalang dalam kondisi segar kepada konsumen maupun pengepul. Kondisi cuaca yang tidak mendukung aktivitas penangkapan juga dapat berdampak terhadap pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, diversifikasi hasil tangkapan menjadi produk olahan bernilai tambah menjadi salah satu alternatif pengembangan usaha.
Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, praktik langsung pengolahan, penerapan teknologi, hingga pendampingan dan evaluasi. Anggota Kelompok Usaha Wanita Setia Rasa terlibat secara langsung dalam proses penyiapan bahan, pengolahan ikan cakalang, pembuatan sambal, pengeringan, hingga pengemasan produk.
Selain keterampilan produksi, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai higiene dan sanitasi, pengemasan, analisis usaha, penentuan harga produk, serta pemasaran. Teknologi pengemasan vakum diperkenalkan untuk membantu melindungi produk dan meningkatkan daya tarik serta nilai jual sambal cakalang kering.
Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, dan penciptaan peluang pendapatan masyarakat. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14: Life Below Watermelalui upaya pemanfaatan hasil perikanan secara lebih bernilai tambah serta pengembangan alternatif ekonomi masyarakat pesisir. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran Universitas Mataram dalam menjalin hubungan dengan masyarakat melalui transfer pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat pesisir